Showing posts with label panduan. Show all posts
Showing posts with label panduan. Show all posts

Sunday, February 19, 2017

Panduan Lengkap Menjadi Teknisi Komputer

Panduan Lengkap Menjadi Teknisi Komputer


Perkembangan teknologi komputer saat ini semakin pesat dengan disertai harga yang relatif lebih murah, sehingga keberadaan komputer pun sudah tidak lagi menjadi barang mewah, tetapi merupakan kebutuhan dimana hampir setiap orang memakai dan memilikinya. 

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka keberadaan jasa service komputer atau teknisi komputer itu sendiri akan semakin banyak dibutuhkan terutama oleh masyarakat awam atau mereka yang mengerti tetapi tidak mau ribet ketika harus memperbaiki kerusakan yang terjadi pada komputernya.

Jasa yang bisa kita jual diantaranya adalah perakitan hardware dan instalasi software, perawatan komputer seperti scanning virus, update patch, update driver, tweaking os dan backup system, perbaikan komputer seperti memperbaiki komputer hang, komputer bluescreen, komputer lemot dan masih banyak lagi.

Bagi sobat yang tertarik untuk menjadi seorang teknisi komputer atau sekedar ingin punya pengetahuan agar bisa memperbaiki komputer secara mandiri, saya merekomendasikan sobat untuk mempelajarinya lewat "Paket Ebook Tutorial Teknisi Komputer" dari dpcword.com yang menurut saya sangat bagus dan bisa dijadikan sebagai bahan referensi yang lengkap untuk belajar menjadi teknisi komputer secara mandiri. 

Paket EBOOK TEKNISI KOMPUTER ini terdiri dari 4 ebook tutorial yaitu:
  1. EBOOK PANDUAN TEKNISI KOMPUTER
    Panduan Merakit, Merawat dan Memperbaiki Komputer berisi tentang bagaimana langkah-langkah merakit, memelihara dan memperbaiki komputer yang rusak baik hardware ataupun software. Lengkap dengan gambar screenshoot. Total 378 halaman pdf.
  2. EBOOK PANDUAN TEKNISI LAPTOP
    Produk ebook ini berbasis Windows XP dan Windows 7, format PDF dengan total 394 halaman pdf. Produk ini terdiri dari; Pengenalan Laptop dan Netbook Pembahasan Bagian-bagian Laptop Cara Membongkar dan Memasang Kembali Laptop Pembahasan dan Perbaikan Kerusakan Laptop Perbaikan Chipset-VGA Card Pada Motherboard.
  3. EBOOK MOTHERBOARD REPAIR
    Step by Step Motherboard Repair, Ebook tutorial memperbaiki Motherboard, mulai dari analisa kerusakan–kerusakan komponen motherboard, penjelasan penyebab, solusi dan tutorial penggantian komponen Motherboard. Total 238 halaman pdf.
  4. EBOOK JARINGAN KOMPUTER
    Step by Step Jaringan Komputer , Ebook berbasis Windows XP. Format PDF dengan total 174 halaman pdf. Ebook ini secara umum terbagi 4 yaitu KONSEP JARINGAN, PERANGKAT JARINGAN, LANGKAH KERJA DAN TROUBLESHOOTING. Disertai dengan gambar yang memudahkan anda dalam mengerjakan jaringan, serta software yang akan mendukung anda.

Selain ke-4 ebook utama diatas, Anda juga akan mendapatkan ebook komputer dan ebook lainnya sebagai bonus, diantaranya:
  1. Step by Step Memperbaiki Printer
    Ebook Panduan Memperbaiki Printer, yang disajikan dalam berbagai contoh kasus.Tersedia pula Manual Service printer berbagai merek terkenal yang berisi petunjuk perawatan dan perbaikan.
  2. Step by Step Memperbaiki Monitor LCD
    Tutorial Memperbaiki Monitor LCD, yang disajikan dalam berbagai contoh kasus.Diawali dengan pemahaman, pengukuran dan analisis masalah serta perbaikan monitor LCD.
  3. Step by Step Memperbaiki Hardisk
    Analisis dan langkah-langkah perbaikan Hard Disk baik secara hardware maupun software.
  4. Step by Step Memperbaiki Power Supply
    Panduan mengenal lebih jauh tentang Power Supply PC, kerusakan dan cara memperbaikinya.
  5. Step by Step Belajar Tuntas Windows 7
    Ini adalah panduan mengenal lebih jauh tentang Windows 7 yang sangat lengkap untuk pemula dan mahir.
  6. Mastering BIOS
    Ebook ini berisi pengenalan, perawatan dan memperbaiki BIOS. Membahas masalah-masalah pada BIOS dan cara menyelesaikannya.
  7. Panduan Belajar Teknisi Elektronika
    Ebook ini berisi pengenalan komponen, rangkaian dasar, trobleshooting
    dan penggantian komponen elektronika, untuk perangkat elektronika secara umum.
  8. Kumpulan Video Bonus

Klik banner dibawah ini untuk membeli "Paket Ebook Tutorial Teknisi Komputer"


Available link for download

Read more »

Thursday, February 16, 2017

Panduan Cara Daftar Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil PUPNS Terbaru

Panduan Cara Daftar Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil PUPNS Terbaru


Panduan Cara Daftar Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) Terbaru
PUPNS adalah sinhkatan dari Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil/PNS secara elektronik atau disingkat e-PUPNS. e-PUPNS adalah proses pendataan ulang PNS melalui online yang meliputi tahap pemutaktriran data oleh setiap PNS, serta validasi dan verifikasi data secara menyeluruh oleh instansi pusat/instansi daerah sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Data yang dibutuhkan adalah seluruh informasi PNS yang paling kurang memuat data riwayat hidup, riwayat pendidkan formal dan non formal, riwayat jabatan dan kepangkatan, riwayat penghargaan, tanda jasa, atau tanda kehormatan, riwayat pengalaman berorganisasi, riwayat gqii, riwayat pendidikan dan pelatihan, daftar penilaian prestasi kerja, surat keputusan, dan kompetensi.
Sedangkan proses pendaftaran atau registrasi secara online dapat dilakukan dengan menggunakan browser di Hp/smartphone, tablet, komputer ataupun laptop,

Berikut panduan cara daftar e-PUPNS : 
1. Klik tombol Register pada portal PUPNS pupns.bkn.go.id/registrasi, kemudian klik tombol Daftar dan lengkapi isian pendaftaran.



Masukkan NIP Baru tanpa spasi klik cari muncul nama dan instansi kita tempat bekerja masukkan email aktif kita klik lanjut, masukkan kata kunci atau pasword kita minimal 8 karakter. pertanyaan keamanan disesuaikan, klik tombol registrasi maka jika tidak ada kesalahan data registrasi sukses. maka tampilah hasil berupa kode Register PUPNS yang diserahkan ke BKD untuk diverifikasi.
Cetak Nomor bukti pendaftaran (registrasi) 
Jika sudah diverifikasi oleh tim verifikator

Cek Status Daftar
Cek status persetujuan pendaftaran dari Biro/Badan Kepegawaian masing-masing instansi dengan klik tombol Cek Status 

Cara Login ke sistem PUPNS
Cara login tinggal masuk ke halaman http://pupns.bkn.go.id/ kemudian klik  Login/Masuk PUPNS 

Cek Data Anda
Centang data yang telah sesuai dan perbaiki data yang belum sesuai, serta lengkapi data riwayat. Klik tombol Simpan untuk menyimpan data. Pastikan data sudah di cek seluruhnya, jika sudah yakin, cetak data dengan tombol Cetak, lalu kirim data secara elektronik untuk proses verifikasi dengan tombol Kirim. 

 Data PUPNS
Data yang dibutuhkan dalam proses registrasi PUPNS:
Nama Lengkap, Tempat tanggal lahir, unit kerja, NIP,alamat rumah dan lain-lain, Untuk pwesiapan silahkan download formulir pendaftaran PUPNS
Download Contoh Formulir PUPNS

Untuk download panduan e-PUPNS klik diSINI


Available link for download

Read more »

Monday, February 6, 2017

Panduan cara bisnis google adsense

Panduan cara bisnis google adsense



Panduan cara bisnis google adsense
Sangat banyak diantara blogger yang ingin menjadi mitra Google Adsense namun banyak diantaranya yang belum tercapai tujuannya dan tidak sedikit yang sudah bemitra dengan Google Adsnse namun belum mencapai komisi yang maksimal.

Di blogspot secara otomatis akan ditawari Google Adsense jika mencapai posting minimal 50 posting atau entri dan pengunjungnya cukup banyak diblog tersebut namun tetap saja masih bingung bagaimana cara mendaftarnya ataupun cara jitu memasang iklan GoogleAds tersebut.

Saat saya mencari panduan cara bisnis google adsense, secara tidak sengaja menemukan satu situs yang membahas tentang Google Adsense lengkap dari awal sampai kita berhasil mendapatkan komisi dari Google secara maximal.

Dan saya sudah mendapatkan panduan cara bisnis google adsense dengan sedikit pengorbanan membeli panduanya tersebut walaupun sangat murah namun isinya yang bermanfaat untuk kita apa salahnya membelinya.

Alangkah indahnya jika saya berbagi dengan teman-teman yang juga membutuhkan panduan lengkap google adsense ini, jika teman-teman berminat silahkan kunjungi situsnya klik Link di bawah ini :

BelajaAdsense.Com

Dengan tips dan triks informasi Panduan cara mudah bisnis google adsense ini mudah-mudahan bisa bermanfaat dan berguna untuk anda. Selamat mencoba
  


Available link for download

Read more »

Friday, February 3, 2017

Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight

Panduan Setting Kabel UTP dengan Mode Straight




Artikel ini Kami Copy dari http://guntingbatukertas.com/    Dan sudah kami uji coba
Kali ini kita akan langsung fokus terutama pada kabel CAT5 karena tipe kabel ini paling populer saat ini. Di bagian bawah Anda juga akan mendapatkan informasi mengenai kabel klasik yang digunakan untuk kabel telepon (CAT1) juga.
kabel-utp-1Bagi yang pengen belajarjaringan, sangat penting bagi Anda untuk tahu bagaimana sebenarnya cara tepat untuk membuat koneksi kabel UTP karena inilah bagian dasar jaringan yang akan membantu anda menghindari frustrasi berjam-jam dan pemecahan masalah jika memulai dengan benar. Di sisi lain, jika Anda dihadapkan pada jaringan dengan kabel yang buruk, maka Anda akan dapat menemukan masalah dan memperbaikinya sehingga lebih efisien.
Mengetahui setting kabel UTP
Mari kita lihat bagaimana UTP kabel dibuat.
Ada 2 skema kabel populer yang kebanyakan digunakan saat ini, yakni: T-568A dan T-568B. Satu hal yang membedakan kedua skema ini adalah kode warna pasangan 2 dan 3 akan diposisikan silang.
Keduanya bekerja dengan baik, selama Anda tidak mencampuradukkan aturan masing-masing.
Ujung kabel UTP dibuat dengan memasangkan konektor dengan bantuan tang UTP dan atau Crimping Tool.
Konektor/steker UTP seringkali disebut sebagai “RJ-45?, tetapi sebenarnya istilah tersebut ditujukan untuk konektor 8 pin yang dipasangi pinout USOC untuk telepon. Konektor pada ujung kabel disebut sebagai “plug” dan tempat stopkontak/tempat menancapkan plut disebut sebagai “jack.”
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, UTP memiliki 4 pasang kabel yang dibuat saling melilit. sekarang mari kita lihat pasangan kabel terbut untuk melihat kode warna yang mereka miliki:
cable-utp-straight2Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di sebelah kiri, 4 pasangan yang berlabel.
Pasangan 2 dan 3 biasa digunakan untuk jaringan 10/100Mbit, sedangkan pasangan 1 dan 4 are tidak dipakai. Dalam Gigabit Ethernet, keempat pasangan ini digunakan.
Ethernet umumnya menggunakan jalur 8-kabel konduktor dengan plug dan jack 8-pin. Konektor standar disebut “RJ-45? mirip seperti konektor RJ-11 standar telepon, cuma agak sedikit lebih lebar karena memuat pin yang lebih banyak.
Catatan: Perlu diketahui bahwa skema pengkabelan yang akan kita bicarakan di sini adalah tentang kabel straight. Setting Kabel Cross dibahas di halaman yang berbeda. Temukan ulasan tersebut di sini. 
Kedelapan-kabel konduktor data berisi 4 pasang kawat. Setiap pasang terdiri dari satu kabel dengan warna penuh dan satu kabel strip putih dari corak warna yang sama. kedua kabel dililitkan bersama. Untuk menjaga ketahanan Ethernet, Anda tidak perlu mengupas lebih dari yang dibutuhkan (cukup sekitar 1 cm).
Pasangan yang ditujukan untuk Ethernet 10 dan 100 Mbit adalah Orange dan Hijau. Dua pasangan yang lain, Coklat dan Biru, dapat digunakan untuk jaringan Ethernet kedua atau untuk sambungan telepon. Ada dua standar kabel UTP, yang pertama disebut “T568A” (juga disebut “EIA”) dan “T568B” (juga disebut “AT & T” dan “258A”). Keduanya hanya berbeda dalam urutan kode warna- yakni, penempatan warna apa di pin yang mana, bukan pada sinyal listrik apa pada warna apa.
T-568A dianggap menjadi standar instalasi yang baru, sedangkan T-568B merupakan alternatif yang juga banyak digunakan. Sekedar informasi, perlu diketahui bahwa perlatan yang siap digunakan pada umunya disetting untuk tipe T568B. T568B juga merupakan standar AT&T. Bahkan, menurut saya sangat sedikit orang yang menggunakan kawat T568A pada jaringan mereka. Informasi ini penting agar sistem pengkabelan tidak tercampur, karena Anda dan peralatan Anda bisa dibuat bingung karenanya :)
Penempatan pin untuk skema T568B
Perlu diketahui bahwa nomor pin ganjil selalu berwarna strip putih diikuti warna utama (1,3,5,7). Kabel yang dihubungkan ke Konektor RJ-45 dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini:
Kode Warna untuk T568B

cable-utp-straight1 
 Warna Pin – nama pasangan
1 putih-orange (pasangan 2) TxData +
2 orange (pasangan 2) …….. TxData –
3 putih-hijau (Pasangan 3) .. RecvData +
4 biru (pasangan 1)
5 putih-biru (pasangan 1)
6 hijau (Pasangan 3) ……….. RecvData -
7 putih-coklat (pasangan 4)
8 coklat (pasangan 4)
Jack yang ditempelkan pada tembok mungkin disambungkan dalam urutan yang berbeda karena kabel seringkali dibuat cross-over dalam jack itu sendiri. Jack yang baik biasanya dilengkapi dengan diagram pengkabelan atau setidaknya urutan nomor pin. Perhatikan bahwa pasangan biru berada di tengah-tengah pin; pasangan ini menjelaskan posisi pasangan merah/hijau pasangan yang dapat digunakan untuk saluran telepon biasa dengan konektor RJ-11.
(hijau=putih-biru;merah=biru)
Penempatan pin untuk skema T568A
Spesifikasi T568A membalik posisi kabel berwarna orange dan hijau sehingga pasangan 1 dan 2 berada di 4 pin tengah. (Perlu diketahui bahwa dalam konektor RJ-11 di atas, pasangan 1 dan 2 berada di 4 pin tengah) T568A berjalan:
cable-utp-straight0
Available link for download

Read more »

Tuesday, December 6, 2016

Panduan Membuat Kabel Cross over UTP CAT5

Panduan Membuat Kabel Cross over UTP CAT5



Berbincang tentang jaringan tentu tidak lepas dari pengetahuan dasar tentang kabel UTP. Meski ini adalah pembahasan lama yang sudah banyak ditulis, saya masih merasa perlu untuk mengulas ulang dengan gaya bahasa yang semoga lebih mudah dipahami.
      Berikutnya, jika diskusi kita lanjutkan lebih jauh tentang tipe koneksi kabel UTP, kita akan dihadapkan pada dua jenis koneksi yang paling sering digunakan yakni Kabel Straight dan Kabel Cross. Ulasan tentang kabel Straight dapatAnda temukan di sini. Sementara itu dalam posting ini, saya akan fokus pada penggunaan tipe kabel Cross. Kita akan bersimulasi menghubungkan dua komputer tanpa perlu menggunakan hub atau switch.
Kenapa kita memerlukan kabel Cross-over?
Saat kita mengirim atau menerima data antara dua perangkat komputer, satu pihak akan berperan sebagai pengirin sementara yang lain sebagai penerima. Semua ini dilakukan melalui kabel jaringan yang terdiri dari beberapa pasang kabel. Beberapa kabel ini digunakan untuk mengirim data, sedangkan yang lain digunakan untuk menerima data. Pada dasarnya kita perlu menghubungkan jalur TX (trasmit) dari satu ujung ke RX (receive). Jika ada hub, proses penghubungan jalur TX dengan RX ini telah diselesaikan oleh hardware hub. Berhubung kita saat ini tidak membahas jaringan dengan hub, koneksi harus bisa diselesaikan dengan mengatur kabel pada setting seperti dalam ilustrasi di bawah ini:

cable-utp1
Hanya ada satu cara untuk membuat kabel cross-over dan sebenarnya caranya sangat mudah. Bagi Anda yang telah mengetahui dasar-dasar kabel UTP, tentu Anda tahu bahwa kabel cross-over dibuat dengan aturan pin tipe 568A di salah satu sisi dan tipe 568B di sisi yang lain. Jika Anda belum mengetahui hal ini, jangan khawatir karena saya akan menjelaskan hal tersebut dengan singkat dan jelas kepada Anda.
Seperti disebutkan sebelumnya, sebuah kabel Cross menghubungkan titik TX komputer satu ke RX komputer yang lain dan sebaliknya.
Silakan cermati urutan pin Cross kabel CAT5 sebagai berikut:
cable-utp2
Seperti yang Anda lihat, hanya 4 pin diperlukan untuk koneksi kabel cross-over. Bila Anda membeli kabel Cross yang sudah jadi, Anda mungkin menemukan bahwa kedelapan pin digunakan. Kabel ini sama saja dengan yang ditampilkan di atas, beberapa pin sengaja dipasang meskipun tidak digunakan.
Hal ini tidak akan berakibat apa-apa, hanya agar kabel tampak lebih rapi. :)
Berikut adalah urutan pin kabel cross-over dengan posisi semua pasang kabel tetap dihubungkan (meski tidak digunakan):
cable-utp3
Di mana lagi kabel Cross-over diperlukan?
Kabel Cross tidak hanya digunakan untuk menghubungkan komputer, tetapi juga berbagai perangkat lain. Koneksi lain yang dikenal paling sering dengan menggunakan kabel Cross adalah switch dan hub. Jika Anda memiliki dua hub dan Anda harus menghubungkan keduanya, Anda bisa menggunakan port uplink yang secara khusus ketika diaktifkan akan mem-by pass proses cross Tx dan RX sehingga seakan-akan kita tetap menggunakan kabel Straight. Trus bagaimana jika tidak ada uplink port atau ada tapi sudah dipakai?
Kabel cross akan memecahkan masalah Anda dan menghubungkan kedua hub dengan baik. Perhatikan ilustrasi berikut untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang saya bicarakan:
cable-utp4
Seperti yang dapat Anda lihat dalam ilustrasi di atas, berkat adanya uplink port, Anda tidak memerlukan kabel Cross.
Mari sekarang kita lihat bagaimana jika kita tidak memiliki sisa port uplink. Dalam hal ini kita harus membuat sebuah kabel cross-over untuk menghubungkan kedua hub:
cable-utp5
Saya juga sudah siapkan ilustrasi yang membandingkan kabel Cross dengan kabel Straight di bawah ini:
cable-utp6
Semoga bermanfaat.
oleh salsabel pada Mar.04, 2009, dalam kategori Jaringan


Available link for download

Read more »

Tuesday, November 1, 2016

Panduan Sharing Printer di Jaringan

Panduan Sharing Printer di Jaringan




Printer belakangan ini sudah semakin murah. Namun jika tiap komputer harus punya satu printer itu namanya pemborosan. Pemakaian printer yang di beberapa warnet yang punya puluhan klien saja sudah cukup ditangani oleh 2 sampe 3 printer. Sebuah divisi dalam sebuah perusahaan yang punya 10 komputer dalam satu ruangan, menurut saya cukup memiliki maksimal 4 printer saja. kecuali perusahaan percetakan yang kerjanya cetak-mencetak dengan frekuensi yang tinggi. Intinya kalo ngomong soal usaha, biaya produksi bisa dikurangi hanya dengan mengurangi printer. Belum lagi faktor cartridge yang harganya hampir sama dengan harga printer itu sendiri… alamak!
Model pemakaian satu printer untuk beberapa user ini sering dikenal dengan Printer Sharing. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk membuat beberapa komputer berbagi satu printer. Mulai dari model jaringan LAN, switch printer, bahkan manual switch alias colokin ke komputer jika perlu saja. :)
Dalam ulasan kali ini saya akan memaparkan langkah-demi-langkah setting printer agar dapat dipakai oleh beberapa komputer dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing punya Windows. Mungkin bagi sebagian dari Anda tulisan ini sudah tidak relevan lagi, tapi tidak mengapa. Saya sengaja memuat kembali tulisan ini untuk menyediakan referensi bagi rekan yang masih membutuhkan. Terlebih lagi cara ini bisa sangat menghemat penggunaan printer terutama untuk Lab, kantor, rental dan Warnet.
Sebelum memulai langkah berikut saya asumsikan Anda telah menyiapkan jaringan LAN Anda. Masing-masing komputer sudah memiliki IP addres yang tepat dan tergabung daam sebuah workgroup. Di sini saya pakai nama default “WORKGROUP” untuk nama network yang saya gunakan.
Jika Anda masih tertarik untuk menyimak langkah pemilihan kabel dan cara membuat krimping kabel UTP untuk jaringan, silakan klik di sini. Soal topologi jaringan, silakan Anda pilih sendiri sesuai keperluan Anda.
Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut:
Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host.
Yang dimaksud dengan komputer host adalah komputer yang memiliki printer. Kalo di rental atau warnet, seringkali komputer host ini disebut sebagai server layanan. Printer yang ada di komputer inilah yang nantinya dibagi dan dipake rame-rame dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing Windows. Namun ada baiknya Anda pastikan terlebih dahulu bahwa driver printer sudah terinstall dan dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya lakukan langkah berikut:
  1. Buka Control Panel > Printer and Faxes, klik kanan pada Printer Anda > Pilih Sharing. Dalam contoh ini saya pakai printer HP Deskjet 4300 Series.
    sharing-printer1
  2. Selanjutnya akan muncul Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Pastikan Anda memilih Checkbox Share this printer, Beri nama sesuka Anda dan akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer Sharing” dan Klik OK.
    sharing-printer2
Sampai di sini setting komputer host sudah selesai.
SelanjutnyaTahap kedua, yakni Setting Printer di komputer klien. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka Control Panel > Printer and Faxes > Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
    sharing-printer3
  2. Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next
    sharing-printer4
  3. Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih Network Printer > Next
    sharing-printer5
  4. Browse printer pada jaringan Anda, pastikan Anda tidak salah alamat :)akhiri dengan Next
    sharing-printer6
  5. Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Utama? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda pilih Yes > Next
    sharing-printer7
  6. Akhiri Wizard dengan klik Finish.sharing-printer8
Available link for download

Read more »