Showing posts with label bisa. Show all posts
Showing posts with label bisa. Show all posts

Monday, January 30, 2017

sebab IP 127 tdak bisa di gunakan di PAcket Tracer

sebab IP 127 tdak bisa di gunakan di PAcket Tracer


Saya Posting ini karena Hari ini saya mengalami beberapa kesulitan untuk Menyelesaikan tugas Dari guru TKJ saya......... !!


Tugaas yang diberikan pada saya adalah "berikan Router pada Packet Tracer denga IP=127.  ....  .  ....  .  ...."


Setelah saya coba beberapa kali ternyata selalu muncul tampilan 

Definisi

IP merupakan sebuah alamat host yang terdiri dari angka decimal 32 bit yang dipisahkan 3 titik tiap 8 bit nya, atau bisa dikatakan terdiri dari 4 oktet dan tiap oktetnya dipisahkan oleh titik. IP terdiri N (netid) dan H (host).
Contoh : 199.168.100.50 (N.N.N.H) (oktet1.oktet2.oktet3.oktet4)

N
N
N
H
199
168
100
50
Oktet 1
Oktet 2
Oktet 3
Oktet 4





Kelas IP

IP dibagi menjadi 4 berdasarkan kelas untuk memanagemant / mengetahui mana jaringan kecil dan mana jaringan yang besar
KelasBiner Oktet AwalDec Oktet AwalN / HJumlah NetidJumlah HostGolongan JaringanContoh
A00 - 126N.H.H.H12616.277.214Besar
10.10.10.100
B10000000128 - 191N.N.H.H16.38465.543Sedang
172.16.100.200
C11000000192 - 223N.H.H.H2.097.152254Kecil
192.168.200.254
D11100000224 - 149Multicast
E11110000150 - 255Reserved

 

Jenis IP

  1. IP dibedakan menjadi 2 yaitu :
    IP Privat adalah IP yang bisa digunakan hanya sebatas local area saja
  2. alamat tersebut adalah :
    • Kelas A : 10.0.0.1 - 10.255.255.254
    • Kelas B : 172.16.0.1 - 172.31.255.254
    • Kelas C : 192.168.0.1 - 192.168.255.254

  3. IP Public adalah IP yang dapat digunakan oleh khalayak umum (publik) sehingga bisa diakses dari manapun (internet)

Subnet Mask

Merupakan tehnik untuk mengambil bit dari field/oktet hostid agar terbentuk suatu alamat jaringan netid / subnetid.
Subnet mask sama seperti halnya IP yaitu terdiri dari 32 bit. Angka digit 1 (satu) pada subnet mask menunjukkan bahwa bit tersebut adalah bagian dari netid (alamat jaringan) sedangkan Angka digit 0 menunjukkan bagian hostid (alamat host)

Subnet Mask Default

Subnet mask harus diberikan saat sebuah jaringan / saat IP dikonfigurasikan, walaupun tidak ada subnetting yang dipergunakan. Subnet mask default adalah sebagai berikut
KelasSubnet MaskDalam Bentuk BinerJumlah bit
A
255.0.0.011111111.00000000.00000000.00000000
8 bit
B
255.255.0.011111111.11111111.00000000.00000000
16 bit
C
255.255.255.011111111.11111111.11111111.00000000
24 bit
Subnet mask ditentukan dengan memberikan nilai 1 pada bit yang bersesuaian dengan field / oktet Netid pada alamat kelas tersebut. contoh 255.0.0.0 adalah subnet mask yang salah bila digunakan untuk IP address kelas C. jadi kalau kita menggunakan IP kelas C, maka subnet mask yang kita gunakan adalah 255.255.255.0

Subnetting

subnetting merupakan mekanisme untuk menggunakan beberapa bit dalam field / oktet hostid sebagai sebuah subnetid. Jadi bisa dikatakan sebuah ip (host ) diambil untuk digunakan sebagai subnetid / sub jaringan
Tanpa subnetid (hanya menggunakan subnet mask default) Sebuah IP diinterpretasikan menjadi dua field yaitu : netid + hostid
dengan adanya subnetid maka interpretasinya menjadi 3 field yaitu : netid + subnetid + hostid
Delapan subnet mask umum yang sering digunakan :
BinerDesimalKeterangan
00000000
0
Yang digunakan untuk me-
nentukan subnetid adalah dimulai dari decimal 128 - 254
10000000
128
11000000
192
11100000
224
11110000
240
11111000
248
11111100
252
11111110
254
Contoh untuk kelas C :
Subnet MaskDalam Bentuk BinerJumlah bit
255.255.255.128
11111111.11111111.11111111.10000000
25
255.255.255.192
11111111.11111111.11111111.11000000
26
255.255.255.224
11111111.11111111.11111111.11100000
27
255.255.255.240
11111111.11111111.11111111.11110000
28
255.255.255.248
11111111.11111111.11111111.11111000
29
255.255.255.252
11111111.11111111.11111111.11111100
30
255.255.255.254
11111111.11111111.11111111.11111110
31
Jadi bila didapati penulisan IP seperti berikut :
192.168.0.100 / 25 maka subnet mask yang digunakan oleh ip tersebut adalah 255.255.255.128 (Kelas C)
192.168.0.100 / 24 maka subnet mask yang digunakan oleh ip tersebut adalah 255.255.255.0 (Kelas C)
172.20.150.150 / 18 maka subnet mask yang digunakan oleh ip tersebut adalah 255.255.192.0 (Kelas B)
172.20.150.150 / 16 maka subnet mask yang digunakan oleh ip tersebut adalah 255.255.0.0 (Kelas B)

Pembatasan Alamat IP

Beberapa alamat IP mempunyai penggunaan khusus yang sudah ditentukan fungsi-fungsinya dan tidak boleh digunakan sebagai IP address. IP yang mempunyai kegunaan khusus ini sebagian orang mengatakan sebagai IP spesial.
Adapun IP yang mempunyai kegunaan khusus ini adalah :
  • Netid dan hostid 0 (biner 00000000) difungsikan sebagai alamat jaringannya sendiri
  • Netid 127 (biner 01111111) digunakan sebagai IP Loopback. yang berfungsi memeriksa konfigurasi jaringan host. Paket atau pesan-pesan yang dikirimkan ke alamat ini tidak di kirim ke jaringan tatapi hanya dikembalikan lagi.
  • Hostid 255 semua binernya memiliki nilai 1 (11111111) difungsikan sebagai alamat broadcasting. yaitu bila suatu paket atau pesan dikirim ke alamat ini akan di kirimkan ke seluruh host dalam jaringan.

Syarat menentukan/konfigurasi IP pada komputer

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam mengkofigurasi IP, agar komputer tersebut bisa saling berkomunikasi :
  1. Jangan menggunakan IP Khusus seperti yang telah disebutkan diatas
    • Tidak boleh menggunakan netid / oktet pertama 0 (nol)
      Contoh : 0.10.10.200 atau 0.168.12.95
    • Tidak boleh menggunakan hostid / oktet terakhir 0 (nol)
      Contoh : 10.10.10.0 atau 192.168.12.0
    • Tidak boleh menggunakan IP loopback
      Contoh : 127.0.0.1 atau 127.100.10.10
    • Tidak boleh menggunakan hostid / oktet terakhir 255
      Contoh 192.168.255.255 atau 192.168.10.255 atau 10.10.10.255
  2. Jangan menggunakan IP yang sama dengan IP host lain
    Contoh : Komputer A IP nya 192.168.0.10 sedangkan Komputer B IP nya juga sama dengan IP Komputer A yaitu 192.168.0.10
  3. Jangan menggunakan nama komputer yang sama satu dengan yang lain
  4. Gunakan domain yang sama (untuk workgroup tidak harus sama)
  5. Bagi pemula sebaiknya gunakan subnet mask default

Menentukan Alamat Jaringan

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian Subnet mask dan subnetting bahwa subnet mask digunakan untuk memperoleh Alamat jaringan yang kita inginkan.
Alamat jaringan bisa kita kalkulasikan antara IP address dengan Subnet mask menggunakan operator AND (&)
Sebelum kita melakukan kalkulasi, perlu kita ketahui karakteristik dari operator AND (&) tersebut. Operan AND (&) akan bernilaiTRUE (biner 1) apabila keduanya bernilai TRUE
  • Bila kedua nilai adalah TRUE maka hasilnyaTRUE
  • Bila salah satu adalahTRUE dan yang lainnya FALSE maka hasilnya FALSE
  • Bila kedua nilai adalah FALSE maka hasilnya adalah FALSE
Contoh :
BinerKet
1TRUE
1TRUE
BinerKet
1TRUE
0FALSE
BinerKet
0FALSE
1TRUE
BinerKet
0FALSE
0FASLE
1TRUE
0FALSE
0FALSE
0FALSE


DecBiner
81000
30011
DecBiner
30011
151111
DecBiner
550110111
651000001
DecBiner
2511001
1001010
00000
30011
10000001
801000

Diketahui :
  • IP = 192.168.32.212 / 24
Netid / Alamat Jaringannya dapat diketahui dengan menggunakan operan AND antara IP dg Subnet Mask :192.168.32.0
Desimal
Biner
IP
192.168.32.21211000000.10101000.00100000.11010100
Subnet Mask
: 255.255.255.011111111.11111111.11111111.00000000&
Netid adalah: 192.168.32.011000000.10101000.00100000.00000000



Diketahui :
  • IP = 192.168.5.190 / 28
Netid / Alamat Jaringannya adalah : 192.168.5.176
Desimal
Biner
IP
: 192.168.5.19011000000.10101000.00000101.10111111
Subnet Mask
: 255.255.255.24011111111.11111111.11111111.11110000&
Netid adalah: 192.168.5.17611000000.10101000.00000101.10110000

Mencari Jumlah Jaringan :

Menggunakan RUMUS :dimana n adalah biner yg dimask ( biner 1 ) pada field / oktet hostid

Mencari Jumlah Host/ Komputer Per Jaringan :

Menggunakan RUMUS :dimana n adalah biner yg tidak dimask ( biner 0 ) pada field / oktet hostid

Mencari Alamat Broadcast :

Cari dulu rentangnya dengan menggunakan RUMUS :
Available link for download

Read more »

Sunday, January 15, 2017

Printer Canon IP2770 tak bisa tarik kertas

Printer Canon IP2770 tak bisa tarik kertas



Available link for download

Read more »

Sunday, December 4, 2016

Ritual Supaya Bisa Melihat Hantu

Ritual Supaya Bisa Melihat Hantu


Di negara Jepang ada sebuah ritual yang dilakukan untuk mengetahui apakah sebuah rumah berhantu atau tidak. Dengan melakukan ritual ini, dipercaya kalian bisa melihat hantu atau arwah penasaran yang mendiami rumah kalian.

Ritual ini harus dilakukan ketika kalian berada sendirian di rumah. Pastikan tak ada orang yang ada di dalam rumah atau masuk ke rumah ketika kalian melakukannya.


Penasaran dengan cara melihat hantu ala Jepang? Berikut ini caranya!

1. Kalian harus berada sendirian di rumah. Lakukan di tempat yang sepi. Kalian bisa duduk di kursi atau berada dalam posisi tidur.

2. Tutup mata, dan bayangkan rumah tempat kalian lahir dan dibesarkan.

3. Bayangkan kalian berada di luar rumah, di depan pintu masuk. Kemudian dalam bayangan tersebut, buka pintunya lalu masuklah ke rumah.

4. Masih dalam bayangan tersebut, berkelilinglah ke setiap penjuru rumah mengikuti arah jarum jam. Buka semua pintu dan jendela di rumah kalian itu, satu demi satu.

5. Setelah selesai, kembali lagi ke tempat-tempat yang sudah kalian datangi dalam rumah kebalikan dengan arah jarum jam. Tutup lagi jendela yang tadi telah kalian buka, satu demi satu.

6. Keluar dari rumah lewat pintu depan, pintu yang tadi kalian masuki, kemudian buka mata kalian.

Nah, jika kalian sudah melakukan langkah-langkah di atas, saatnya kalian menjawab pertanyaan ini: “Ketika berjalan berkeliling rumah dalam bayangan tadi, apakah kalian melihat ada sosok aneh yang ada di dalam rumah? Jika tidak, adakah gumpalan atau bayangan hitam di sekitar rumah kalian?”

Jika iya, itu adalah makhluk lain yang tengah tinggal dan berada di dalam rumah kalian. Bagaimana, berani mencobanya?
sumber


Available link for download

Read more »

Tuesday, November 29, 2016

Rokok bisa Meledak

Rokok bisa Meledak


Bagi perokok aktif maupun yang cuma iseng-iseng saja, saat ini harap untuk waspada dalam membeli rokok. Mangapa begitu?? Setelah aku membaca di halaman okezone.com news ada kejadian aneh bin unik tentang rokok....

Gara-gara menghisap rokok, seorang satpam yang bekerja diperusahaan elevator harus dirawat di rumah sakit lantaran mulutnya robek dan lima giginya copot. Akibatnya, mulut Andi dirawat dengan 15 jahitan. Dikarenakan, rokok yang dia hisap meledak di mulutnya

Warga Jalan Mawar VII, Blok D 7. Pondok Tanah Mas, Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi hanya bisa berbaring lemah. Dirinya harus dirawat di Rumah Sakit Adam Thalib di Jalan Raya Teuku Umar, Cibitung.

Menurut keterangan kakak korban, Winda, korban membeli rokok sebungkus untuk dihisap. Pertama kali menghisap rokok dirumah, tidak terjadi ledakan pada rokok. Namun, saat menghisap rokok kembali sambil berjalan, tiba-tiba rokok tersebut meledak.

Sedangkan menurut Kapolsek Cibitung AKP M Jhoni, kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap rokok tersebut dan akan melakukan pemeriksaan warung tempat korban membeli rokok bermerek Class Mild tersebut.

Sementara itu, hingga kini korban belum mengetahui pasti penyebab meledak rokok yang dihisapnya tersebut. Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan Polsek Cibitung.


Available link for download

Read more »

Saturday, November 26, 2016

PC Laptop Tidak Bisa Shutdown

PC Laptop Tidak Bisa Shutdown


Ada teman yang bertanya masalah laptop nya tidak bisa shutdown, apakah sobat juga mengalami demikian? 


Mari kita coba atasi dengan cara ini :
  1. Klik Start Menu -> Run -> ketik regedit
  2. Buka HKEY_CURRENT_USER -> Control Panel -> Desktop
  3. Klik 2x pada Power Off Active dan ubah nilai nya menjadi 1
Jika belum bisa, sobat bisa mencoba 
"kembalikan setting BIOS ke Posisi default"
semoga membantu masalah sobat,
wallahu alam..


Available link for download

Read more »

Friday, November 11, 2016

Perbaiki Acer aspire 4738 Dengan Kasus Tidak Bisa Charging Ngecas

Perbaiki Acer aspire 4738 Dengan Kasus Tidak Bisa Charging Ngecas


RAHASIA TEKNISI LAPTOP - Cara Perbaiki Acer Aspire 4738 Dengan Kasus Tidak Bisa Charging (Ngecas)

Update kembali dengan kasus yang sama tapi berbeda.
Menanggapi pertanyaan dari anak buah, sudah sana-sini ngecek kasus masalah blm terpecahkan. Jika Analisa sudah benar, pengecekan sudah oke, dan memasang nya jangan sampai kaki-kaki nya tidak ke solder semua ya...

Artikel ini saya share kembali berdasarkan penangan yang telah saya lakukan, dan artikel ini juga saya peruntukan bagi Teknisi yang sudah memahami kemampuan dasar, sehingga tidak perlu lagi saya uraikan satu persatu cara analisa dan pengukurannya. 
Dan juga buat Teknisi Fomula yang telah memiliki file kami, lihat digaris besar kerusakan mantherboard laptop dan kronolgi pengecekan kasus Matot agar tidak salah analisa dan bingung.... Yang sudah memahami, pastinya anda sudah bisa menganalisa...

Bagi yang Sudah Master Motherboard Repair mohon maaf jika analisa saya beda dengan Anda, karena ini berdasarkan hasil analisa saya . Walau pada hakikat nya, pada setiap kasus Laptop itu berbeda letak komponen yang bermasalah, namun pasti dasar dan konsep analisa nya sama. He..he... Apalagi yang sudah biasa sarapan pagi sampai makan malam nya bersama laptop-laptop rusak.

Langsung saja, bagaimana cara saya menangani kasus ini :
  • Seperti Biasa Lakukan Standart Pengecekan (Lihat dikronolgi Standart pengecekan dan garis besar kerusakan pada mainboard laptop).
  • Setelah pengecekan sudah dilakukan dengan benar, analisa sudah ok, ketemu itu mana jalur dan komponen yang bermasalah.
  • Lepas, pasang atau resolder kembali PQ28.
  • Lakukan pengecekan, pengukuran dan Test.
  • Jika masalah belum teratasi, coba lakukan penggantian.
  • ......... Hasil Solved, laptop kembali ngecharging Normal.
  • Lihat dan perhatikan Gambar :

Acer Aspire 4738 kasus Not Charging (Tidak Bisa Ngecas) - vonis terkhir PQ28, kasus selesai. - Solved.


======================================
## Bagi Teknisi Fomula yang ingin tau lebih dalam lagi dan Ingin menjadi TEKNISI LAPTOP, bagi yang Baru ingin menjadi Teknisi, Bagi Teknisi yang baru ingin memulai Usaha didunia mainboard laptop, Bagi yang ingin mengantungkan Penghasilan Gede / Besar didunia laptop, Bagi Teknisi Toko yang belum berani perbaiki motherboard laptop, bagi yang sudah tau bahwa Biaya Jasa Service MAHAL dan BESAR per Unit Laptop nya dan ingin mencari Uang didunia Laptop. Kami telah memberikan kesempatan kepada Anda tanpa Kursus Jauh-jauh dan Mahal-mahal, Kami Menydiakan File RAHASIA TEKNISI LAPTOP "Bongkar dan Menguak Rahasia  Para Teknisi Motherboard Laptop"

File yang kami sediakan Asli dari hasil Record dan ScreenShoot Letak Kerusakan  Mainboard Yang Telah Kami Analisa Oleh para Tim Teknisi sendiri, hasil karya buah tangan dari Analisa Hasil perbaikan Motherboard itu sendiri, Bukan Hasil Copy Paste dari Negeri Orang, Bukan Hasil Copian terjemahan yang tidak jelas seperti Ebook di situs sebelah. Tapi ini Adalah "Tampil Kreatif dan Berkompetensi di Lapangan Dunia Laptop Motherboard Repair". 

Bagi yang sudah Master, File ini tidak cocok buat Anda... Maaf...!!!
Silahkan bagi yang berminat serius menjadi TEKNISI LAPTOP MAINBOARD REPAIR, Silahkan miliki file Rahasia Teknisi Laptop kami disini==>>

"Jangan Tunggu dan Tunda-tunda lebih lama lagi, siapkan diri Anda dari sekarang Menjadi Teknisi Laptop, Kami siap membantu, membimbing dan mensupport Anda dari Nol hingga Bisa. Disinilah penghasilan Anda yang Besar dan disini didunia Teknisi Laptop akan merubah Nasib Anda".


Salam,
IT-Solutions Computer dan Networking - Teknisi Laptop Indonesia - Rahasia Menjadi Teknisi Laptop


Available link for download

Read more »

Sunday, October 23, 2016

Riwayat Peramban Anda Bisa Diakses JavaScript

Riwayat Peramban Anda Bisa Diakses JavaScript


Situs-situs yang pernah anda kunjungi yang tersimpan dalam peramban atau web browser anda bisa diakses tanpa sepengetahuan dan seijin anda.

Pengendusan Riwayat Peramban

Kode JavaScript yang disebarkan oleh berbagai situs serta penyedia layanan iklan online memanfaatkan kerentanan peramban untuk menentukan situs mana yang pernah dan belum anda kunjungi, menurut penelitian baru yang dilakukan oleh para ilmuwan komputer di Universitas California, San Diego.

Para peneliti mendokumentasikan kode JavaScript yang diam-diam mengumpulkan informasi berbagai situs yang pernah dikunjungi oleh penguna Web melalui "history sniffing" atau "pengendusan riwayat" dan mengirim informasi tersebut melalui jaringan. Walaupun pengendusan riwayat serta potensi implikasinya terhadap pelanggaran privasi telah didiskusikan dan didemonstrasikan, penelitian baru menyediakan analisis empiris pengendusan riwayat pada Web yang sesungguhnya untuk pertama kalinya.

"Tak seorang pun tahu jika siapa saja di Internet menggunakan pengendusan riwayat untuk mendapatkan informasi pribadi situs-situs kunjungan para pengguna. Yang mampu kami tunjukkan ialah bahwa hal tersebut mungkin dilakukan," tutur Profesor ilmu komputer UC San Diego Hovav Shacham. Para ilmuwan komputer dari UC San Diego Jacobs School of Engineering mempresentasikan studi ini pada bulan Oktober dalam Konferensi Computer and Communications Security 2010 (CCS 2010) dalam makalah yang berjudul, "An Empirical Study of Privacy-Violating Information Flows in JavaScript Web Applications".

Pengendusan Riwayat

Pengendusan riwayat terjadi tanpa sepengetahuan atau seijin anda dan mengandalkan pada fakta bahwa peramban menampilkan tautan atau link ke situs-situs yang telah anda kunjungi berbeda dari yang belum anda kunjung: normalnya tautan yang sudah dikunjungi berwarna ungu, dan yang belum dikunjungi berwarna biru. Kode JavaScript pengendusan riwayat yang dijalankan pada sebuah halaman Web mengecek apakah peramban anda menampilkan tautan ke alamat situs tertentu dengan warna ungu atau biru.

Pengendusan riwayat bisa digunakan oleh para pemilik situs web untuk mengetahui situs pesaing mana yang telah atau belum dikunjungi oleh para pengunjung. Pengendusan riwayat bisa juga disebarkan oleh berbagai perusahaan pengiklan untuk membangun profil pengguna, atau digunakan oleh para penjahat online untuk mengumpulkan informasi untuk serangan pengelabuan atau phishing berikutnya. Misalnya, dengan mengetahui situs-situs bank mana saja yang anda kunjungi akan menginformasikan halaman bank palsu mana yang akan ditampilkan selama serangan pengelabuan yang ditujukan untuk mengumpulkan informasi login akun bank anda.

"JavaScript merupakan sesuatu yang mengagumkan, bahasa skrip tersebut memungkinkan berbagai hal seperti Gmail dan Google Maps serta tumpukan aplikasi-aplikasi Web 2,0; tapi skrip itu juga membuka banyak kerentanan keamanan. Kami ingin masyarakat luas tahu bahwa pengendusan riwayat mungkin dilakukan, hal itu memang terjadi di luar sana, dan banyak orang yang rentan terhadap serangan ini," kata profesor ilmu komputer UC San Diego Sorin Lerner, seperti yang dikutip dari Physorg (03/12/10).

Versi terakhir Firefox, Chrome, dan Safari sekarang memblokir serangan-serangan pengendusan riwayat yang dimonitor oleh para ilmuwan komputer. Namun Internet Explorer tidak memberikan perlindungan terhadap pengendusan riwayat. Pokoknya siapa pun yang tidak menggunakan versi terakhir peramban yang secara berkala di-update juga rentan terhadap serangan tersebut.

Mengetahui Pengendusan Riwayat

"Kami membangun mesin aliran data dinamis bagi JavaScript untuk melacak pengendusan riwayat. Saya tidak tahu intstrumen praktis lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan studi luas ini," kata Dongseok Jang seorang mahasiswa ilmu komputer bergelar Ph.D UC San Diego yang mengembangkan teknologi JavaScript monitoring ini. Para peneliti berencana untuk memperluas penelitian mereka dan mempelajari informasi apa yang dibocorkan oleh aplikasi-aplikasi  pada media sosial dan situs-situs Web 2,0 lainnya.

Para ilmuwan komputer tersebut mencari pengendusan riwayat pada halaman-halaman depan 50.000 situs web teratas menurut peringkat situs global Alexa. Mereka menemukan bahwa 485 dari 50.000 situs teratas memeriksa properti style yang bisa digunakan untuk menduga riwayat peramban. Dalam 458 situs, 63 mentransfer riwayat peramban ke dalam jaringan. "Kami mengkonfirmasi bahwa 46 di antaranya benar-benar melakukan pengendusan riwayat, salah satu dari situs-situs tersebut berada di peringkat 100 teratas Alexa," seperti yang ditulis oleh para ilmuwan komputer UC San Diego dalam makalah CCS 2010 tersebut.

Perspektif Pengendusan Riwayat

Para ilmuwan komputer mengatakan bahwa pengendusan riwayat tidak seberbahaya bagi privasi atau identitas anda seperti program-program jahat (malware) yang dapat mencuri informasi perbankan anda atau keseluruhan profil Facebook anda. Namun, menurut Shachan, "pengendusan riwayat memungkinkan setiap situs yang anda kunjungi untuk bisa melacak kebiasaan browsing anda di situs lainnya, tak peduli apakah kedua situs tersebut memiliki keterkaitan bisnis atau tidak."

Untuk melihat bagaimana pengendusan riwayat dalam prakteknya anda bisa mengunjungi: http://www.whatthe … aboutyou.com.

"Saya pikir mereka yang telah meng-update atau mengganti peramban mereka sekarang mungkin harus khawatir dengan hal-hal selain pengendusan riwayat, seperti menjaga agar Flash plug-in mereka tetap yang terbaru agar supaya mereka tidak dieksploitasi. Namun, hal tersebut tidak berarti bahwa perusahaan-perusahaan yang telah berkecimpung dalam pengendusan riwayat 60 persen populasi pengguna saat ini yang rentan terhadap hal itu mendapatkan karcis masuk gratis," ujar Shacham.

Melacak Pengendusan Riwayat

Alat pendeteksi pengendusan-riwayat UC San Diego menganalisa JavaScript yang dijalankan pada halaman untuk mengidentifikasi dan melabelkan semua instance ketika riwayat peramban sedang diperiksa. Cara sistem tersebut melabelkan setiap potensi kegiatan pengendusan riwayat dapat dibandingkan dengan tinta atau cat yang ditambahkan pihak bank ke tas-tas uang yang dicuri.

"Segera setelah JavaScript mencoba melihat semua warna tautan, kami segera memberi "cat" terhadap kegiatan itu. Beberapa situs mengumpulkan informasi tersebut tapi tak pernah mengirimkannya ke jaringan, jadi masih ada semua "cat" ini dalam peramban. Namun, dalam kasus lain, kami mengamati "cat" dikirim ke jaringan yang mengindikasikan bahwa pengendusan riwayat sedang terjadi," jelas Lerner. Para ilmuwan komputer hanya menganggapnya sebagai pengendusan riwayat jika informasi riwayat peramban dikirim melalui jaringan ke sebuah server.

"Kami mendeteksi ketika riwayat peramban diperiksa, dikumpulkan pada peramban tersebut dan dikirim ke jaringan dari peramban tersebut ke server-server mereka. Apa yang kemudian dilakukan server-server tersebut terhadap informasi itu merupakan spekulasi," kata Lerner.

Pendekatan pengendusan "cat" untuk memonitor JavaScript bisa digunakan lebih dari sekadar pengendusan riwayat, jelas Lerner. "Hal tersebut bisa berguna untuk mengetahui informasi apa yang sedang dibocorkan oleh aplikasi-aplikasi di berbagai situs Web 2,0. Banyak aplikasi-aplikasi ini menggunakan tumpukan JavaScript."

Oleh karena itu sangat disarankan bagi anda untuk secara rutin meng-update peramban yang anda gunakan demi keamanan dan privasi anda di Internet.

Informasi lebih lanjut bisa anda temukan di: An Empirical Study of Prvacy-Violating Information Flows in JavaScript Web Applications.

from : http://sainspop.blogspot.com/


Available link for download

Read more »